Tayangan “Bikin Laper” Trans TV Diakui Berhasil Membuat Mayarakat Desa Tanjungan, Gresik Merasa Lapar Saat Menontonnya
| Dimas Back dan Ncess Nabati pemandu acara tayangan program TV "Bikin Laper" di Trans TV sedang mencicipi mie ayam dan bakso berukuran jumbo pada 3 November 2021 lalu. |
Gresik, Batavia.News – Masyarakat desa Tanjungan kota Gresik mengakui program acara di Trans TV yang bertajuk “Bikin Laper” dapat membuat masyarakat setempat merasa lapar saat menontonnya. Hal ini dibuktikan dari ungkapan beberapa warga setempat saat sedang berkumpul dengan warga dan membicarakan tayangan tersebut.
Salah seorang warga bernama Sutik mengugkapkan bahwa ia merasa tidak nafsu makan bebrapa hari terakhir, namun setelah melihat tayangan “Bikin Laper” dapat membangkitkan nafsu makannya kembali.
“Sebelum melihat tayangan ini saya jarang sekali makan, kecuali jika saya ingin benar-benar makan. Akan tetapi setelah melihat tayangan ini nafsu makan saya kembali seperti biasanya dan bahkan semakin meningkat, apalagi jika hostnya Ncesss Nabati, saya suka sekali,” ungkap Sutik.
Acara ini dipandu langsung oleh Dimas Beck dan Ncess Nabati. Keduanya akan berkeliling untuk wisata kuliner mencicipi makanan-makanan unik. Pada episode, “Bikin Laper” lebih banyak menampilkan menu makanan mie ayam dan bakso, dari bakso ukuran yang normal, sedang, hingga super besar.
Tak hanya itu, keduanya juga tampak lihai dalam menyantap hidangan. Terlebih lagi ekspresi yang mereka sampaikan saat memakan hidangan yang pedas dan menceritakan soal cita rasanya.
Kendati demikian, tayangan “Bikin Laper” berhasil menyita perhatian penontonnya. Banyak dari mereka mengaku bahwa tayangan tersebut berhasil membuat mereka yang menonton menjadi benar-benar lapar.
“Baru lihat pertama kali aja udah bikin aku laper.” Ujar Lilis salah seorang warga desa Tnajungan kota Gresik. Tidak hanya itu warga lain pun mengungkapkan bahwa tayangan ini sangat bermanfaat sekali dapat meningkatkan keinginan seseorang untuk makan, bagi warga yang memiliki penyakit yang dapat menyebabkan nafsu makan berkurang.
Tak hanya itu,
saking antusiasnya masyarakat desa Tanjungan, pemirsa setia Trans TV terhadap
tayangan tersebut membuat mereka tak rela ketinggalan setiap segmennya.
Terlebih lagi mereka juga meminta agar “Bikin Laper” tak lupa mencantumkan nama
kedai atau rumah makan tempat mereka singgah. Sehingga hal tersebut dapat
menjadi rekomendasi tersendiri untuk penonton yang ingin mencobanya langsung.
(Noviyanti Wulan Sari)
Komentar
Posting Komentar